Posts

Showing posts from June, 2024

Elektroforesis

Image
           Elektroforesis merupakan tahapan selanjutnya setelah dilakukan proses PCR. Tahapan ini membantu peneliti dalam hal visualisasi serta pemetaan DNA. Secara umum prinsip kerja elektroforesis adalah pemisahan molekul DNA berdasarkan ukuran atau konformasinya. Proses pemisahan molekul DNA pada proses elektroforesis dibantu oleh adanya medan listrik, serta buffer.  Berdasarkan ada atau tidaknya media penunjang didalamnya, elektroforesis dibedakan menjadi dua tipe yaitu zone elektroforesis serta moving boundary elektroforesis. Zone elektroforesis merupakan suatu teknik elektroforesis dimana didalamnya melibatkan media pendukung seperti contohnya filter paper serta agarose gel . Sedangkan moving boundary elektroforesis merupakan teknik elektroforesis yang tidak melibatkan media pendukung didalamnya. Teknik elektroforesis yang digunakan di BIONESIA sendiri adalah zone elektroforesis dengan agarose gelsebaga...

Polymerase Chain Reaction (PCR)

Image
  Polymerase Chain Reaction merupakan suatu teknis sintesis dan amplifikasi DNA. Teknik ini dpaat digunakan untuk mengamplifikasi segmen DNA dalam jumlah jutaan kali hanya dalam beberapa jam. PCR melibatkan tiga tahap siklus temeperatur yang berurutan yaitu denaturasi template (94- 95 o C), annealing (penempelan) pasangan primer untai ganda DNA target (50 - 60 o C) dan pemanjangan (72 o C) (Setyawati & Zubaidah, 2021). Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan PCR diantaranya adalah konsentrasi dan kualitas DNA, temperature annealing dari kedua primer, konsentrasi dan kualitas primer jumlah siklus PCR, jumlah siklus PCR, deoksiribonukleotida- triphosphate (dNTP), dan faktor lain seperti larutan buffer (Gelfand and White, 1990). Dalam praktiknya, selama melaksanakan kegiatan magang di BIONESIA terdapat beberapa jenis protocol PCR yang dipraktikkan diantaranya Hot Start, Bioline, Bioline...

Ekstraksi

Image
  Ekstrasi merupakan metode purifikasi DNA yang bertujuan untuk memisahkan DNA dengan membrane sel, protein, serta komponen sel lainnya sehingga didapatkan hasil DNA yang murni ( pure ). Ekstraksi DNA dapat dilakukan secara fisik seperti contohnya melakukan proses pencacahan DNA dengan bantuan scalpel ataupun gunting. Selain fisik proses ekstrasi juga dapat dilakukan dengan bantuan zat kimia seperti contonya buffer dan ethanol. Proses ekstraksi DNA secara umum terdiri atas 3 tahapan, diantaranya lisis, presipitasi, serta purifikasi. a)   Tahap Lisis Tujuan dari tahap ini adalah untuk memecah sel dan mengeluarkan DNA dari dalam nukleus. Pada tahap ini dilakukan proses perusakana dinding sel DNA. Tahap ini biasanya dilakukan dengan proses pencacahan sampel dengan bantuan cawan petridish, scalpel, gunting serta pinset. Sampel akan diletakan diatas petridish kemudian dipotong dengan bant...